Memindahkan Tepung: Serius Tapi Seru!
Inilah bintang acara hari itu. Aturannya terdengar mudah — pindahkan tepung di atas piring plastik dari peserta terdepan ke peserta paling belakang, lewat atas kepala, tanpa menoleh. Kenyataannya? Jauh lebih rumit dan seribu kali lebih lucu.
Tepung tumpah ke kerudung. Tepung mendarat di wajah. Tepung masuk ke kerah baju. Ada yang tertawa sampai tangannya gemetar sehingga piringnya makin miring, ada yang berteriak memberi komando, ada yang diam-diam curi pandang ke belakang dan langsung diprotes lawan. Sorak penonton menyatu dengan tawa peserta, dan dalam hitungan menit lapangan dipenuhi peserta berwajah putih — bukan karena bedak, tetapi karena tepung.
Tim bapak-bapak dan tim ibu-ibu Fakultas Ilmu Sosial sama-sama tampil habis-habisan. Strategi disusun serius seperti rapat kerja, lalu buyar begitu tepung pertama tumpah. Tidak ada yang keberatan. Justru di situlah letak kemenangannya.