Fakultas Ilmu Sosial UINSU Gelar Workshop Kurikulum Program Studi Berbasisi Kurikulum Cinta

Medan, 19 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menyelenggarakan Workshop Kurikulum Program Studi Berbasis Kurikulum Cinta pada Jumat, 19 Juni 2026 bertempat di Hotel Madani Medan. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan peserta luar sebagai upaya penguatan dan pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebijakan pendidikan tinggi serta nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial UINSU, Prof. Dr. Mesiono, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pengembangan kurikulum merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Menurutnya, implementasi Kurikulum Cinta menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, sikap toleran, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Workshop ini diketuai oleh Dr. Retno Sayekti, M.LIS. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada dosen mengenai konsep dan implementasi Kurikulum Cinta dalam penyusunan serta pengembangan kurikulum program studi. Selain itu, workshop ini juga menjadi wadah untuk menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan tinggi.

Sebagai narasumber utama, Dr. Rahmat Hidayat, M.A., Wakil Rektor I Universitas Dharmawangsa, menyampaikan materi mengenai implementasi Kurikulum Cinta dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Kurikulum Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai-nilai kasih sayang, penghormatan terhadap keberagaman, moderasi beragama, dan tanggung jawab sosial sebagai bagian integral dari proses pembelajaran.

Menurut Dr. Rahmat Hidayat, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, nilai-nilai Kurikulum Cinta perlu diintegrasikan ke dalam capaian pembelajaran, materi perkuliahan, hingga budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan workshop berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan para dosen dari seluruh program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial. Berbagai masukan dan gagasan disampaikan peserta terkait penguatan kurikulum, penyusunan capaian pembelajaran lulusan, serta strategi implementasi nilai-nilai Kurikulum Cinta dalam proses pembelajaran dan kegiatan akademik.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Sosial UINSU Medan berharap dapat menghasilkan pengembangan kurikulum yang lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman, sekaligus memperkuat komitmen fakultas dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter mahasiswa yang unggul serta berakhlak mulia.