Berastagi, 28 April 2026 — Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara pada tanggal 28–30 April 2026 di Hotel Sibayak, Berastagi, Sumatera Utara. Kegiatan ini diikuti oleh 37 peserta yang terdiri dari unsur dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Fakultas Ilmu Sosial dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas tata kelola sumber daya manusia, serta membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada layanan akademik yang bermutu. Melalui kegiatan ini, fakultas berupaya memperkuat sinergi antara unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan dalam mendukung pencapaian visi, misi, dan target pengembangan kelembagaan FIS UIN Sumatera Utara.
Acara ini menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Medan, yaitu Dr. Safinatul Hasanah Harahap, M.Pd., yang memberikan penguatan materi terkait tata kelola SDM, pengembangan budaya kerja, serta strategi peningkatan kinerja kelembagaan di lingkungan perguruan tinggi. Kehadiran narasumber eksternal ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi civitas akademika FIS dalam mengelola sumber daya manusia secara lebih sistematis, adaptif, dan produktif.

Kegiatan ini diketuai oleh Kepala Bagian Administrasi Fakultas Ilmu Sosial, Dr. Rafnitul Hasanah, MA. Sebagai ketua panitia, beliau bersama jajaran panitia menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan agar dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Kegiatan ini tidak hanya diarahkan sebagai forum penyampaian materi, tetapi juga sebagai ruang refleksi bersama untuk mengevaluasi praktik tata kelola yang telah berjalan serta merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Mesiono, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa penguatan tata kelola kelembagaan tidak boleh dipahami semata-mata sebagai pekerjaan administratif. Lebih dari itu, tata kelola merupakan langkah strategis untuk membangun institusi yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Dekan menegaskan bahwa fakultas yang kuat harus ditopang oleh sistem yang tertata, sumber daya manusia yang berintegritas, serta budaya kerja yang sehat dan produktif.

Prof. Mesiono juga memberikan penekanan filosofis tentang pentingnya nilai dan integritas dalam membangun kelembagaan. Dalam sambutannya, beliau mengibaratkan institusi seperti sebuah pohon besar. Akar pohon menggambarkan nilai, integritas, kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas. Batang pohon mencerminkan sistem tata kelola yang kokoh. Cabang-cabangnya melambangkan program kerja, sedangkan buahnya adalah kebermanfaatan bagi mahasiswa, masyarakat, dan umat. Dengan akar yang kuat, sebuah lembaga akan mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan dan perubahan.
Lebih lanjut, Dekan FIS UIN Sumatera Utara menegaskan bahwa perubahan kelembagaan harus dimulai dari kesiapan sumber daya manusia untuk berubah. Menurutnya, lembaga yang maju tidak hanya menunggu perubahan, tetapi mampu menciptakan perubahan melalui orang-orang yang memiliki kesadaran, komitmen, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri. Karena itu, kegiatan peningkatan tata kelola SDM ini menjadi momentum penting untuk membangun kesamaan cara pandang, memperkuat komitmen kolektif, dan meningkatkan kualitas kerja seluruh unsur di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial.
Dalam konteks pengembangan fakultas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya program-program kerja yang lebih relevan, khas, dan berdampak. Fakultas Ilmu Sosial diharapkan mampu menyusun program yang tidak hanya bersifat rutin, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas kelembagaan, meningkatkan mutu layanan akademik, serta memperluas kontribusi fakultas bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami bahwa tata kelola SDM yang baik membutuhkan keterpaduan antara regulasi, sistem kerja, etika kelembagaan, komunikasi organisasi, dan kepemimpinan yang efektif. Dosen dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam membangun ekosistem akademik yang kondusif. Dosen berkontribusi melalui pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, sedangkan tenaga kependidikan mendukung kelancaran layanan administrasi, akademik, kemahasiswaan, dan kelembagaan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan mampu menghasilkan pemahaman bersama mengenai pentingnya tata kelola SDM sebagai fondasi penguatan fakultas. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya rencana tindak lanjut yang lebih konkret, terutama dalam peningkatan budaya kerja, penguatan koordinasi internal, penataan sistem administrasi, dan peningkatan kualitas layanan kepada mahasiswa serta pemangku kepentingan lainnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara, FIS menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan bertransformasi menjadi fakultas yang unggul, adaptif, berintegritas, dan responsif terhadap perkembangan pendidikan tinggi. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat tata pamong, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan memastikan bahwa seluruh proses kelembagaan berjalan secara profesional, akuntabel, serta berorientasi pada mutu.
